
Aug 28, 2008

Najmy saat ini berumur 4,8 tahun dan sekarang sudah masuk tk kecil. Perkenalannya dengan komputer sudah lama sejak umur 1,5 tahun dia sudah biasa melihat aku dan komputer. Maklum kadang-kadang dia aku bawa kekantorku waktu di telematika disana banyak komputernya atau aku bawa kerumah temanku (pakacil) sehingga ketertarikannya akan komputer sangat besar. Karena itu urusan menghidupkan dan mematikan laptop udah bisa sendiri. Najmy biasa menggunakannya walau untuk bermain games ringan seperti freenze, need for speed, mewarnai dan mainan lainnya atau menggunakan word untuk menulis dan memasukkan clip art. Tapi aku memang sengaja tidak memasukkan permainan yang mengandung kekerasan takut aja !

Hasil Editing Najmy
Saat ini dia paling hobi main games need for speed, kalau sudah main..wah…2 jam tidak terasa bahkan kadang sambil makan minta disuapin didepan komputer. Yang lucunya dia lebih hebat kalau tampilan mobil itu seperti aslinya (kelihatan setirnya) dibanding tampilan yang kecil yang ada mobilnya (seperti gambar diatas). Ngga cuma dirumah, bahkan kalau kerumah keluarga yang ada komputernya najmy selalu minta dihidupkan. Namun Najmy juga sekarang lagi tertarik dengan program editing foto karena aku memang hobi akan hal itu. Dan rasa ingin tahunya sangat besar sehingga najmy selalu bertanya bagaimana cara mengedit foto. Jadi sekarang dia lagi belajar ngedit merubah latar dan menggabung gambar-gambarnya dengan program ulead photoimpact 12. Yah ..lumayanlah buat anak seumur dia…
kadang-kadang banyak hal lucu, karena mama najmy (begitu aku memanggil ibunya) ngga bisa mengedit foto malah harus bertanya dengan najmy.

Aug 27, 2008
Delapan tahun yang lalu mungkin aku belum pernah mengira bahwa akan menjadi seorang PNS. Bekerja sebagai seorang pegawai tidak tetap (PTT) di Bappeda Pemko Banjarbaru dengan gaji waktu itu Rp. 150.000,- . Sambil bekerja aku juga ikut mencari peruntungan dengan mengikuti tes penerimaan baik pemerintahan maupun swasta, namun mungkin sudah garisan takdir ngga ada satu pun yang aku dapatkan.
Aku hanya menikmati pekerjaan..apa yang diperintahkan aku lakukan dan sebisa mungkin dapat diselesaikan, memang itu kewajiban. Sewaktu Kantor Telematika terbentuk aku pun ikut diajak pindah oleh Pa Burhanuddin (kabid di Bappeda) yang dipercaya sebagai Kepala Kantor Telematika. Banyak hal yang kudapat selama ikut dengan beliau terutama bimbingan yang selama ini selalu aku ingat, bagaimana beliau memotivasi para pegawainya.
Aku memang pernah jenuh…pernah berpikir untuk keluar..(seperti beberapa orang temanku) namun selalu banyak yang memotivasi agar aku bertahan dengan status PTT maklum aku saat itu sudah berkeluarga dan isteriku pun seorang PTT. Aku mampu menjalani..karena aku yakin rezeki itu sudah ada tempatnya masing-masing.
Akhirnya perubahan telah terjadi sekarang, aku diangkat menjadi PNS pada Dinas Pertanian dan kehutanan Kota Banjarbaru pada bulan September tahun 2007 yang lalu dan sekarang alhamdulillah isteriku pun diangkat menjadi CPNS pada bulan Agustus ini.
Mungkin ini adalah berkah..kesabaran yang kami lalui selama ini..dan tentunya juga berkat dorongan dan doa keluarga dan teman-teman yang selalu mendukung kami.

Aug 21, 2008
Tadi siang saat hujan turun, aku dan isteriku sedang melintas jalan jati sehabis mengambil foto, aku melihat seorang anak kecil yang umurnya mungkin baru sekitar 3,5 tahun (lebih kecil dari anakku yang berumur 4,5 tahun) sedang menggandeng ibunya yang seorang tunanetra setelah berbelanja di pasar.
Aku sempat terdiam sejenak dan mobilku kuparkirkan sebentar. Dalam pikiranku..aku masih tidak dapat membayangkan seorang anak kecil seusia itu, ditengah hujan lebat dia menggandeng ibunya menyusuri jalan.
Mungkin anak itu sudah terbiasa dan dia dilahirkan sebagai mata bagi ibunya. Membayangkan anak tersebut aku teringat dengan anakku dirumah yang usianya jauh lebih tua..namun dalam kemandirian jelas kalah dengan anak tersebut.
Mengingat anakku..aku berpikir ..betapa beruntungnya anakku dapat merasakan segala kesenangan yang mungkin tidak dapat dirasakan oleh anak tersebut.
Disaat perempuan dan anak tadi lewat disamping mobilku..aku keluar sebentar memberi sedikit yang aku punya. Karena aku yakin perempuan tersebut bukan orang yang suka mencari rezeki dengan hanya menadahkan tanggannya. Maklum aku tidak terlalu terbiasa memberi untuk hal yang demikian.
Melihat hal yang demikian aku hanya bisa mengambil hikmahnya, bahwa kita harus selalu bersyukur dengan keadaan yang kita miliki.
Harapanku..semoga anak itu akan selalu menjadi mata dan pelindung ibunya …Amin