Browsing the blog archives for September, 2008.

Selamat Idul Fitri 1429 H

Catatan Aap

Kami sekeluarga mengucapkan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1428 H.
Mohon Maaf lahir dan Batin. Semoga keberkahan Ramadhan dapat kita pertahankan selepas Ramadhan tahun ini berakhir, dan menjadikan kita semakin bertaqwa.

2 Comments

Kartu Lebaran ..Dulu dan Sekarang

Catatan Aap

Beberapa tahun yang lalu, sekitar tahun 1990-an betapa senangnya aku atau bahkan keluargaku ketika Pak Pos datang kerumah untuk mengantarkan kartu lebaran yang entah itu berasa dari teman-teman atau dari keluarga. Kecerian itu sangat terasa, bahkan aku sangat senang membuat kartu lebaran hasil karyaku sendiri. Baik untuk dikirimkan atau langsung bertukar dengan teman.

Kantor pos pun sangat sibuk dengan pengiriman kartu lebaran, bahkan ditempat-tempat seperti pasar,  minimarket, toko buku sangat mudah kita jumpai kartu lebaran itu. Dengan bentuk yang beraneka ragam dan gambar-gambar yang menarik, bahkan ada yang dengan tampilan 3 dimensi, bila kartu itu dibuka akan menjadi bentuk rumah, mesjid, dll.  Di pasar Banjarbaru saja seingatku sangat banyak penjual dadakan yang mengadu nasib 1 tahun sekali.

Namun itu cerita dulu…..!
Sekarang…..!

Sampai hari ini, 6 hari menjelang hari raya Idul Fitri  aku tidak ada melihat orang yang menjual kartu lebaran di Pasar Banjarbaru, ditoko-toko buku sendiri kalo ada yang menjual jumlahnya sangat sedikit. Bahkan Kantor Pos sendiri tidak menjadikan kartu lebaran sebagai salah satu layanan andalannya lagi.

Semenjak era telepon seluler, tentu lebih mudah dan praktis ucapan lebaran itu disampaikan secara langsung atau dengan sms. Belum lagi dengan gempuran dunia maya..internet dengan fasilitas email maka dapat mudah mengirimkan ucapan lebaran kepada rekan, keluarga atau kolega kita. Bahkan banyak situs yang menawarkan pengiriman kartu ucapan elektronik secara gratis dengan tampilan yang berbagai macam bentuknya.

Jadi sekarang kartu lebaran konvensional ini semakin ditinggalkan, bahkan diberbagai media cetak banyak memberitakan tentang semakin menurunnya minat masyarakat terhadap kartu lebaran. Dan tentunya kantor pos yang dulunya sibuk dengan pengiriman kartu lebaran sekarang tidak begitu sibuk lagi dengan banyaknya jumlah kartu yang harus dikirimkan.

2 Comments

Graffiti Sebuah Karya Seni atau..?

Catatan Aap

Graffiti bukan kata yang asing bagi telinga. Namun sekarang hampir setiap hari aku selalu menjumpainya maklum sejak beberapa bulan terakhir ini jumlah lukisan graffiti berada di jalan Palapa menuju kerumahku (ditembok SMPN 2 Banjarbaru dan tembok Diklatprov) jumlahnya semakin bertambah. Coretan jahil yang dibuat dengan cat semprot itu mau ngga mau bikin mata yang lewat dijalan ini untuk melihat walau hanya sekedar melirik.

Pada awalnya tidak terlalu banyak dan sering kali graffiti itu dihapus dengan mencat kembali tembok tersebut. Apalagi disaat kampung kami terpilih mewakili Banjarbaru mengikuti lomba kebersihan tingkat provinsi dengan gotong royong lukisan itu dihilangkan.

Namun hal itu tidak menyurutkan para ABG yang sering mangkal di jalan ini untuk menyemprotkan cat menjadi sebuah karya graffiti. Bahkan disaat ada yang lewat sekalipun mereka dengan acuhnya membuat lukisan tersebut. Graffiti yang katanya adalah sebuah karya seni untuk mengekspresikan kebebasan. Mungkin untuk itu mereka melakukannya….Bebas !

Namun kalau dibuat disembarang tempat apakah hal itu tidak mengganggu dan merusak pemandangan. Bukan cuma tembok sekolah bahkan pohon palam yang tumbuh pun dibikin media buat melukis….sungguh sangat disayangkan.

5 Comments
« Older Posts