Kenapa aku mengambil judulnya Penipuan yang kurang kreatif, sore kemaren telepon dirumah berbunyi dari seseorang yang mengaku pihak salah satu penyedia jasa telepon seluler mengabarkan bahwa rekening telepon atas nama Bapakku dirumah memenangkan hadiah berupa mobil Toyota Avanza dan meminta data bermacam-macam seperti No KTP, NPWP sampai nama-nama anak semua diminta. Dikatakan bahwa hadiah tidak dipungut biaya hanya menyediakan penggantian berupa pembelian voucer telepon senilai Rp. 100.000 sebanyak 13 lembar (kalo ditotal ya Rp. 1,3 juta). Apabila syarat dipenuhi mobil langsung dikirim kerumah. Selain itu dia minta menghubungi Salah seorang pejabat Polda Kalsel dengan nomor telepon xxx dan nomor telepon bebas pulsa 0813…xxxx. Diakhir pembicaraan pihak tersebut akan memberi waktu selama 1 jam untuk menyiapkan kemudian akan dihubungi kembali.
Dikatakan kurang kreatif karena :
Pertama; apa hubungannya pelanggan telepon rumah dengan perusahaan jasa telepon seluler tersebut kalau yang dapat pelanggan telepon seluler ya bolehlah..walau banyak penipuan yang hari-hari selalu masuk di hpku.
Kedua; Nomor telepon bebas pulsa koq 0813…xxx kalau 0-800 bolehlah seperti yang sering tertera dikemasan produk-produk tertentu. terus masa secepat itu langsung mau ngirim mobilnya kerumah.
Ketiga; Iseng nanya sama kakak yang punya teman di Polda ternyata nama yang dicatut sudah lama pensiun.
keempat; masa menang undian koq pakai sistem pemaksaan untuk menyiapkan segala sesuatunya, salah seorang keluarga saja yang beruntung mendapat mobil dari sebuah bank tidak pernah dipaksa malah sampai pimpinan bank tersebut datang kerumah mengabarkan kebenarannya. Terus adikku yang kerja disebuah bank di Banjarmasin mengatakan sampai hari ini hadiah mobil yang dimenangkan nasabahnya masih ada dikantor menunggu ada yang beli (maklum pajaknya mahal gitu..) ngga ada hadiah yang batal.
Satu jam kemudian telepon berdering; kali ini aku yang langsung mengangkatnya si penipu ngga kreatif itu menanyakan Bapakku..kubilang aja sedang keluar. Baru aku katakan alasan-alasan tadi dan kukatakan ngga kreatif, akhirnya dia mengakhiri dengan mengatakan akan menelpon kembali bila Bapakku sudah pulang.
Sampai sekarang penipu itu ngga nelpon-nelpon, Takut kali…!
Berbagai macam penipuan terjadi dari undian dalam kemasan prosuk misalnya sabun, sampai pemberitahuan memenangkan undian dengan bukti yang pernah kita kirimkan lengkap dengan akte notaris, kepolisian, Dinas Sosial dan lain-lain.
Jadi berhati-hatilah…waspadalah…


