Hijau, karena zat klorofil yang ada pada daun-daunku membuat warnaku menjadi hijau;
Rindang, karena daun-daunku melindungimu dari cahaya matahari yang datang;
Sejuk, karena hasil proses fotosintesisku melepaskan oksigen ke udara membuat udara menjadi sejuk kamu rasakan;
Nyaman, karena ribuan mulut daunku menyerap zat racun karbondioksida di udara sehingga membuat udara menjadi bersih dan nyaman;
Segar, karena akar-akarku akan menahan, mengikat dan menyimpan air yang datang, menjadikannya bersih, segar dan menyimpannya disaat kamu membutuhkan untuk kehidupan.
Dan,
Jika aku ditebang, tanpa belas kasihan;
Jika aku kamu sia-siakan;
Tak ada lagi lagi daun-daunku yang akan melindungimu dikala terik dan panas siang telah datang, duniamu akan semakin panas;
Tak ada lagi udara segar yang kamu rasakan;
Tak ada lagi penyerap udara kotor yang akan membuat udara bersih kamu rasakan, hanya polusi yang memenuhi udaramu;
Tak ada lagi air yang bersih yang akan kamu dapatkan, tak ada lagi cadangan air disaat musim kemarau telah tiba, dan disaat penghujan datang hanyalah banjir yang akan kamu rasakan, yang ada hanyalah bencana silih berganti datang.
Maka,
Tanamlah aku;
Perbanyaklah diriku;
Hijaukanlah kotamu;
Rawat dan peliharalah aku;
Untuk kamu hari ini;
Untuk anak dan cucumu dimasa nanti.
Posting ini dalam Rangka Indonesia Menanam 100 Juta Pohon
Jum’at, 28 Nopember 2008


