Browsing the blog archives for January, 2009.

Selamat Ulang Tahun

Catatan Aap

Selamat Ulang Tahun ke – 1  Komunitas Blogger Kayuh Baimbai

Semoga Sukses dan Terus Maju…..


5 Comments

Aku, Blog dan Komunitas Blogger Kayuh Baimbai

Catatan Aap

Perkenalanku dengan dunia internet semenjak tahun 1999 dimana di Banjarbaru warnet pada waktu itu pertama kali ada di belakang Kantor Pos Banjarbaru. Namun semenjak tahun 2001 aku bekerja hingga sekarang internet seakan menjadi sebuah kebutuhan, karena tanpanya ada sesuatu yang kurang dan aku bersyukur tidak harus mengeluarkan biaya karena kantor terhubung dengan internet dan dapat digunakan secara bebas selama tidak mengganggu pekerjaan. Pada awalnya internet kugunakan untuk mencari informasi mengenai berbagai hal, membaca koran online, mengumpulkan gambar-gambar otomotif, download program atau terkadang chatting dan lain sebagainya.

Blogger

Dunia blogger adalah hal baru, walau pada awalnya aku pernah mendaftar dibeberapa penyedia layanan tersebut namun tak satupun yang benar-benar aktif. Barulah aku mengenai blogger ini setelah ditularkan (diracuni) oleh Pakacil dan juga Carbon, itupun setelah sering diajak, diberikan gambaran mengenai apa itu Blog ! dan akhirnya akupun berminat untuk mencoba dan sebelumnya minta dibuatkan blog oleh Pakacil he.he… (Thanks ya…!).

Hingga pada akhirnya aku pun mencoba untuk memulai menulis di blogku. Pada awalnya susah untuk memulai menulis, apa yang akan dituliskan dan dalam hati berpikir apa ada orang yang mau membaca tulisanku. Namun setelah membaca tip dan teknik membuat blog yang banyak bertebaran akhirnya aku mulai mencobanya. Namun ternyata masih saja susah…! Ide untuk menulis tidak juga datang, belum lagi ditambah kesibukan dikantor membuat blogku semakin tidak terisi, untuk yang satu ini harap dimaklumi aku tidak pernah pergi ke warnet untuk mengisi blogku, hanya memanfaatkan waktu senggang disaat kerjaan sudah selesai atau lagi pusing terlalu banyak kerjaan biasanya aku membaca posting rekan-rekan Kayuh Baimbai. Namun perlahan ternyata kesulitan itu mulai berkurang setelah aku menemukan bentuk blog yang akan aku kelola. Ditambah dengan sering berkomunikasi sesama rekan-rekan blogger. Pada blogku, aku lebih memfokuskan cerita mengenai diriku, cerita lucu atau pengalaman unik dimasa lalu, cerita tentang keluargaku dan cerita mengenai perkembangan pembangunan yang ada di Kota Banjarbaru ditambah dengan foto-foto hasil hunting jepretan kameraku yang sering meninmbulkan ide untuk menulis.

Kayuh Baimbai …Apaan Tuh…!

Seperti halnya blog, perkenalan dengan Kayuh Baimbai juga karena Pakacil yang mengajakku ikut untuk bergabung dengan Komunitas Blogger Kalsel Kayuh Baimbai. Pada awalnya sempat ragu, buat apa bergabung, apa ada keuntungan yang kudapat dari sana, dan juga perasaan minder dan khawatir kalau disana berkumpul orang-orang yang jago tentang dunia blogger dan ahli dibidang teknologi informasi, maklum aku cuma pernah bekerja cuma ngetik aja. Namun keraguan itu perlahan hilang, setelah aku sering melihat blog bikinan anggota Kayuh Baimbai dan setelah aku beberapa kali menyempatkan mengikuti kegiatan kopdarnya Kayuh Baimbai, ternyata Kayuh Baimbai terdiri dari berbagai macam latar belakang dari pelajar, mahasiswa, guru, wiraswasta, karyawan,dan lain sebagainya. Sehingga akhirnya aku bisa berkenalan dengan rekan-rekan anggota Kayuh Baimbai dan mencoba untuk ikut kegiatannya.

Kesan Gabung Kayuh Baimbai

Bergabung dengan Kayuh Baimbai menimbulkan kesan tersendiri dan terkadang berkumpul dengan rekan-rekan sekalian adalah sebagai pelepas lelah setelah bekerja, maklum anak-anak KB pada kocak-kocak dan lucu-lucu sehingga dapat menghilangkan stres dengan mendengar cerita-cerita atau guyonan. Walau aku tidak selalu bisa berhadir di acara KB namun tidak menjadi masalah bagi mereka, karena dalam komunitas ini sepertinya lebih mengerti dengan anggotanya tanpa harus memberatkan…(atau jangan-jangan karena ada atau tidak ada aku ngga masalah dan ngga ada pengaruhnya…he..he…). Tidak seperti halnya sebuah organisasi atau apapun namanya, Komunitas Kayuh Baimbai mengutamakan kebersamaan dalam membuat sebuah keputusan, maklum walau tanpa adanya sebuah aturan resmi disini (karena Kayuh Baimbai saat ini belum memiliki aturan yang resmi dan tertulis atau memang inginnya begitu, seperti kata rekan buang jauh pemikian itu). Terbukti dengan adanya kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. Seperti hasil kerja sama Kayuh Baimbai dengan Radar Banjarmasin, acara talk show di radio, dan road show Kayuh Baimbai ke Kandangan HSS. Kebersamaan dalam Kayuh Baimbai itu pula yang terkadang membuat antara rekan-rekan menjadi lebih akrab lagi, dan dengan seringnya diadakan kopdar dadakan yang datang tanpa sebuah perencanaan, walau hanya sekedar kumpul di warung kopi, di book cafe, di jagung bakar, acara ulang tahun rekan blogger, namun tak jarang banyak hasil pemikiran yang tercipta disana. Dan semakin hari jumlah anggota yang bergabung di komunitas ini semakin bertambah banyak, ini semakin menunjukkan keberadaan Kayuh Baimbai sebagai komunitas blogger di Kalimantan Selatan.

Kayuh Baimbai Akan Datang (Sebuah Harapan)

Komunitas Kayuh Baimbai dimasa akan datang diharapkan dapat semakin besar, melalui kebersamaan sesama anggotanya dan seperti sebuah impian Kayuh Baimbai diharapkan dapat terus maju lagi. Dan semoga kebersamaan para anggota komunitas ini dapat terus terjaga dan jangan ada perpecahan diantara kita..walau berbeda dari berbagai macam hal diharapkan Kayuh Baimbai dapat memberikan perbedaan itu indah dan menimbulkan warna dalam komunitas ini. Akhirnya bersamaan Selamat Ulang Tahun yang pertama Kayuh Baimbai tanggal 20 Januari 2009, mari kita bersama-sama mewujudkan Komunitas Blogger Kayuh Baimbai ini menjadi Komunitas Blogger terbesar di Kalimantan Selatan. Semoga…..Amin..

5 Comments

Hantunya Koq Benaran …Ya ? (Nostalgia Masa Kuliah)

Santai Saja

<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

Ini cerita waktu aku mengikuti ospek tahun 1995 saat pertama kali masuk ke Fakultas Kehutanan Unlam. Seperti sudah tradisi kegiatan ospek sudah bukan hal baru lagi, setiap awal penerimaan mahasiswa baru di jamin pada waktu itu pernah merasakan apa yang dinamakan ospek.

Fakultas Kehutanan mengadakan ospek di dua tempat yaitu diadakan Kampus Kehutanan dan diadakan di Hutan Pendidikan Mandiangin. Seperti layaknya ospek diperlakukan dengan berbagai macam perintah dan permintaan, dan hukuman panitia sudah menjadi makanan sehari-hari, (maklumlah seperti sudah ada hukumnya Pasal 1 Panitia tidak pernah salah dan Pasal 2 Apabila panitia salah lihat Pasal 1), seperti hari pertama ospek disuruh membuat medali dari batang pohon dengan ukuran tertentu buat dikalungkan. Pengarahan yang baru berakhir sore menjelang magrib membuat perburuan batang pohon dilakukan hingga malam hari, karena tidak diperbolehkan membuatnya dari papan yang dibentuk bulat..dijamin akan dihukum, walau banyak yang melakukan karena sudah kepepet.

Puas diospek di kampus, kemudian kegiatan berpindah tempat di Hutan Pendidikan Mandiangin. Disambut dengan berbagai macam hukuman, baik push up, jalan kodok sampai berguling-guling ditanah merah khas Mandiangin, sehingga membuat seluruh badan kotor, yang unik seluruh peserta laki-laki disuruh mandi dialiran sungai kecil disana, dengan berbaris berbanjar, hanya disediakan 2 handuk, 2 sabun dan 2 gayung sehingga beruntunglah yang paling depan karena masih menikmati air bersih.

Yang paling berkesan adalah tata cara makan, baik makan pagi, siang dan malam seluruh peserta berbaris berbanjar kebelakang dengan menempatkan seluruh peralatan makannya diatas piring, kemudian piring tersebut digigit dimulut tidak boleh jatuh karena apabila jatuh maka akan pindah kebarisan paling belakang. Walau peralatan berbahan plastik namun berat juga. Sebelum mengambil jatah makan yang diberikan panitia harus mencium dulu ikan kering dan terasi yang digantung ditali sebagai penambah selera makan dan makanan harus habis kalau tidak hukuman siap diberikan.

Acara yang menegangkan adalah Jurit Malam, dimana seluruh peserta berjalan satu persatu dengan jarak yang lumayan cukup jauh sehingga tidak bisa melihat kawan yang didepan dan dibelakang. Perjalanan yang dilalui adalah di atas gunung mandiangin disekitar Benteng Belanda menuju ke bawah. Pada waktu itu hari tidak bersahabat, selain jelas gelap juga hujan turun rintik-rintik, ibarat menonton film horor adalah saat yang tepat buat kemunculan makhluk gaib. Setiap peserta dijalan nanti akan bertemu dengan pos-pos tersembunyi dan disana diberikan pesan-pesan yang isinya berbau mistis, tentang pembunuhan dan harus disampaikan di pos berikutnya. Perasaan takut jelas hinggap namun apa boleh buat harus kulalui…belum lagi pikiran-pikiran yang mengganggu hinggap seperti melihat bayangan atau terkejut akibat pohon yang bergoyang, belum lagi ditambah gelapnya malam dan hujan membuat kedinginan..lengkap sudah…pasrah. Bersyukur selamat sampai tujuan hingga pos terakhir. Yang unik setelah berkumpul bersama teman-teman ada beberapa rekan yang bercerita mereka ditengah jalan menemui sesosok mayat yang sudah ditutup dengan kain kafan dan penuh dengan bercak darah serta bunga melati. Namun untungnya mereka tetap tenang …walau hati panik..cuma berpikiran positif saja jangan-jangan itu cuma kerjaan panitia. Setelah bertanya dengan rekan-rekan lainnya ternyata hanya ada beberapa orang saja yang menemui hal itu dan setelah kegiatan ospek berakhir bertanya dengan panitia…ternyata tidak ada yang membuat itu...Jadi…Hantunya Koq Benaran Y

5 Comments
« Older Posts
Newer Posts »