Lihatlah sehari-hari begitu banyak pengamat berdialog tentang berbagai hal, berdebat tentang suatu masalah muncul di televisi. Dengan gaya masing-masing dan terkadang dengan ego masing-masing. Negeri ini begitu banyak memiliki orang-orang pintar, entah bagaimana bila semua mendapat jatah menjadi pemimpin bangsa ini. Mungkin akan semakin banyak ujicoba dilakukan terhadap suatu hal dan kebijakan, karena lain orang lain kebijakan dan makin semakin banyak pula pihak yang mengkritik dan membahas apa yang sedang dilakukan.
Terkadang melihat dialog dan acara debat bukanlah sebuah lagi hal yang menambah wawasan, karena terlalu banyak yang diperdebatkan namun tanpa membawa hasil, hanya menghasilkan sebuah wacana belaka. Mungkin yang terbaik adalah yang telah berbuat dan bertindak lebih dahulu disaat yang lain sedang sibuk memperdebatkan apa yang harus dilakukan. Atau mungkin kenapa tidak bersama-sama membangun bangsa ini tanpa hanya sibuk memperdebatkan apa yang sedang dilakukan.
Sebagai kontrol memang perlu adanya pihak yang berada diluar koridor pemerintahan dan menjadi penjaga apa yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah. Namun terkadang semuanya itu hanyalah dijadikan alat untuk mencapai tujuan tertentu saja, saling menjatuhkan satu sama lainnya.
Lihatlah sekarang disaat samakin dekat pemilu ini, masing-masing pihak saling berebut bahwa mereka adalah yang telah berhasil memperjuangkan ini, memperjuangkan kenaikan itu, memperjuangkan harga ini, memperjuangkan ini dan itu…Saling berebut untuk mendapatkan simpati dari masyarakat. Namun perlu disadari bahwa masyarakat tidaklah bodoh, mustahil sebuah keberhasilan hanya didapat karena perjuangan seorang kader dari partai politik tertentu. Pemerintahan tidaklah dijalankan oleh mereka yang adalah kader dari parpol tertentu tapi meliputi seluruh yang terlibat didalamnya baik itu pimpinan sampai tingkat bawahan bekerja sama menjalankan roda pemerintahan ini. Sehingga apa tidak lucu bila dikatakan keberhasilan ini didapat karena mereka.? Pemerintahan yang pada awalnya terbentuk dengan merangkul dari berbagai kader dari partai dengan berbagai nama kabinet namun diujung perjalanan akhirnya saling berebut kue keberhasilan pembangunan, tapi tidak ada satupun yang berani menyatakan ketidakberhasilan diberbagai bidang.
Dan itulah yang terjadi sekarang, dalam masyarakat kita sekalipun sering dengar pembicaraan dan perdebatan dikantor, di warung-warung atau bahkan dilingkungan kita sendiri. Terkadang kita terlalu sibuk memperdebatkan sesuatu hal, mengurus hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting, sehingga tanpa disadari begitu banyak waktu terbuang hanya untuk hal-hal yang percuma.


