Simpang Empat Banjarbaru, Dulu dan Sekarang

Catatan Aap

Simpang Empat, sebuah perempatan jalan yang merupakan jalan provinsi  menghubungkan Banjarmasin, Pelaihari, Riam Kanan dan Martapura dan ditengahnya terdapat sebuah bundaran yang lumayan besar. Bundaran ini selalu dilewati bila menuju ke Banjarmasin karena bundaran ini terletak di jalan A. Yani yang merupakan jalan propinsi berseberangan dengan gedung Unlam Banjarbaru. Karena keberadaan perempatan ini pula akhirnya daerah ini disebut simpang empat Banjarbaru. Berbeda dengan tempatku yang karena keberadaan Komet (kincir angin) akhirnya menjadi nama jalan komet dan kelurahan komet. Walau sekarang sudah hilang….ah…biarlah..!

Bundaran ini dari sejak dulu menjadi salah satu ikon Kota Banjarbaru, walau dulu saat aku kecil bundaran ini hanya sekedar bundaran yang terlihat seadanya hingga akhirnya di buat sebuah tugu ditengahnya. Bahkan pada lagu Mars Kota Banjarbaru terdapat lirik tentang bundaran Simpang Empat ini. Keberadaan bundaran ini juga menjadi salah satu tempat masyarakat berolah raga dengan mengitari bundaran, walau sekarang sudah berkurang karena terpusat di lapangan Murjani sebagai tempat aktifitas warga berolahraga pada hari minggu. Bahkan saat aku masih kecil dan bermukim di Martapura sering sekali berjalan-jalan menggunakan sepeda bersama teman-teman dengan bundaran tersebut sebagai tempat perputaran untuk kembali ke Martapura.

Keberadaan bundaran ini juga sangat ramai dikunjungi terutama pada saat-saat malam pergantian tahun (tahun baru) dan pada malam hari raya Idul Fitri. Karena disana biasanya ribuan warga sebagian besar anak muda berbaur disekeliling dan sekitar jalan tersebut, berkumpul disana sambil menyaksikan pesta kembang api disekitar bundaran tersebut (termasuk aku juga sering kesana he..he..).

Namun keberadaan bundaraan ini sempat merana, kolam air terjun yang ada disamping bundaran sudah lama teronggak tak terurus, maklum mungkin pada saat membuat kontruksi yang ada tidak mampu melawan guncangan jalan yang dilalui ribuan kendaraan bermotor dan truk-truk batu bara yang lewat disana, menyebabkan air yang ada selalu habis karena terjadi kebocoran. Begitu juga dengan air mancur yang ada disekeliling bundaran selalu diisi oleh truk tangki agar dapat terus menyala.

Melihat keadaan tersebut akhirnya tugu yang jadi kebanggaan itu di bongkar dan diadakan lomba untuk mendesain bundaran kota Banjarbaru itu tentunya dengan seleksi ketat dan harus mengandung nilai visi dan misi serta karekteristik kota Banjarbaru. Pemenang lomba ini desainnya digunakan untuk tugu simpang empat. Namun sayang, pekerjaan pembuatan itu sempat terhenti dan baru tahun 2009 ini dilanjutkan kembali.

Sebagai warga kota Banjarbaru tentu menginginkan keberadaan bundaran itu kembali menjadi salah satu kebanggaan, semoga pekerjaan pembuatan tugu pada bundaran ini dapat berjalan dengan lancar sehingga menambah cantik kota Banjarbaru karena tentu sangat ditunggu untuk kembali menghias kota ini, dan sebagai warga mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah kota dan bila sudah selesai tentu perawatanlah yang nanti harus  dilakukan dengan menyediakan anggaran dan mungkin juga dengan pengamanan disekitar bundaran agar tidak dirusak oleh tangan-tangan jahil. Sehingga simpang empat dapat kembali menjadi ikon kebanggaan kota ini sebagaimana lirik lagunya : “simpang empat ada bundaran tertata rapi dihiasi taman, sejauh-jauh mata memandang Banjarbaru selalu dikenang.”

15 Comments

15 Comments

  1. masAgus  •  Jun 24, 2009 @23:52

    ya….waktu dulu saya sering kesitu berlari kecil sambil menghirup udara pagi hari di minggu pagi, yang sekarang sudah disediakan khusus dilapangan murjani.

    harapannya smoga tugu bundaran simpang empat iyang sedang dibangun tersebut dapat menjadi icon baru bagi kota banjarbaru tercinta ini….dapat mewakili simbol/karakter kota banjarbaru. Dan juga setelahnya semoga tidak ada tangan-tangan usil bin jahil yang merusaknya….

  2. pakacil  •  Jun 25, 2009 @00:22

    mudah²an hasil akhirnya nanti tidak mengecewakan lagi, macam waterfall itu.
    oh ya, ini yg dulu kita ikutan sayembaranya itu kan?

  3. eoin  •  Jun 25, 2009 @01:15

    1. baru tau kalo desainnya hasil seleksi.
    2. yep, pesta kembang apinya lebih mantap dari di murjani.
    3. tadi siang, beberapa meter dari bundaran, arah cempaka, tepat didepan baliho om rudi resnawan memamerkan adipura. wuih, sampah bertebaran di TPS man! naugty dirty and stinky hehehe.. :P
    4. theme song banjarbaru itu pengarangnya siapa ap? bisa request postingan tentang itu?

  4. aap  •  Jun 25, 2009 @11:43

    @ masagus : setuju..semoga menjadi kebanggaan baru dan terus terawat nantinya
    @ pakacil : Iya betul,,,kita ikut juara 3…! katanya dulu buat bundaran yang lainnya.
    @ eoin : pengarangnya robert hendra sulu kalo ngga salah…

  5. warm  •  Jun 25, 2009 @14:47

    habis duit cuma buat bikin tugu
    hu uh

  6. manusiahero  •  Jun 25, 2009 @19:55

    payah…. lambat tuntungnya..

  7. Aap  •  Jun 25, 2009 @22:07

    @ warm : demi keindahan kota ngga apa-apakan om..!
    @ manusiahero : he..he..doakan aja ngga terjadi lagi tahun ini..biar cepat selesai..!

  8. nia  •  Jun 26, 2009 @08:14

    saya sering lewat tugu itu kalau pulang kampung, namun sama sekali belum pernah menikmati pergantian tahun diseputaran tugu itu bang :)

  9. Amd  •  Jun 26, 2009 @08:49

    Hehehe.. begitu tugunya jadi dan lebih tahan goncangan, truk batubaranya malah distop lewat jalan itu… Moga cepat rampung aja deh…

    BTW, blog saya pindah lho, kalo nggak repot mohon blogrollnya diganti yaaaa….

  10. hariesaja  •  Jun 26, 2009 @10:21

    Saya tidak sabar menunggu bundaran yg ada sekarang untuk segera diselesaikan

  11. aap  •  Jun 26, 2009 @10:34

    @ Nia : kapan-kapan ikut tahun baruan di banjarbaru ya..!
    @ Amd : Sip…moga cepat rampung tugunya. Punya rumah baru ya ..ok …ntar diganti linknya..!
    @ Harisaja : saya juga ngga sabar mas nunggu jadinya..!

  12. dhany  •  Jul 26, 2009 @21:37

    pa aap, pian ada punya photo desain bundaran simpang empat yang baru lah

  13. Aap  •  Jul 27, 2009 @08:17

    @ Dhany : Wah..ngga punya fotonya nih ..!

  14. Kang Mas  •  Mar 30, 2010 @16:07

    Ehm…

    Banjarbaru Oke jga, tapi utk tata perkantoran, Pelaihari IS THE BEST di Kalsel…

  15. Fathurrahman  •  May 18, 2010 @09:49

    Mantab…

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>