Masih cerita liburan kemaren, akhirnya kesampaian juga mengunjungi Mesjid Kubah Emas Dian Al-Mahri Depok yang terletak jalan Raya Meruyung-Cinere di Kecamatan Limo, Depok.
Begitu masuk kawasan mesjid ini sungguh begitu mempesona dengan keindahan mesjid serta taman-taman yang ada disekeliling kawasan ini.

Menurut wikipedia.org “Masjid ini dibangun oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pengusaha asal Banten, yang telah membeli tanah ini sejak tahun 1996. Masjid ini mulai dibangun sejak tahun 2001 dan selesai sekitar akhir tahun 2006. Masjid ini dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006. Dengan luas kawasan 50 hektar, bangunan masjid ini menempati luas area sebesar 60 x 120 meter atau sekitar 8000 meter persegi. Masjid ini sendiri dapat menampung sekitar kurang lebih 20.000 jemaah. Kawasan masjid ini sering disebut sebagai kawasan masjid termegah di Asia Tenggara. Mesjid ini memiliki 5 kubah, satu kubah utama dan 4 kubah kecil yang seluruh kubah dilapisi emas setebal 2 sampai 3 milimeter dan mozaik kristal. Bentuk kubah utama menyerupai kubah Taj Mahal. Kubah tersebut memiliki diameter bawah 16 meter, diameter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter. Sementara 4 kubah kecil memiliki diameter bawah 6 meter, tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter. Selain itu di dalam masjid ini terdapat lampu gantung yang didatangkan langsung dari Italia seberat 8 ton. Selain itu, relief hiasan di atas tempat imam juga terbuat dari emas 18 karat. Begitu juga pagar di lantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid. Sedangkan mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis bahan prado atau sisa emas.”





Tak banyak yang bisa diceritakan karena semua sudah lengkap tinggal cari aja di google ya..! yang jelas mengunjungi mesjid ini sangat berkesan dan semoga suatu saat nanti bisa kembali kesana lagi.


