Browsing the blog archives for July, 2009.

Ternyata Cari Uang Itu Susah

Santai Saja

Cerita dulu waktu kuliah aku dan beberapa teman mencoba berusaha mencari tambahan uang saku, hasil dari urung rembuk disepakati untuk membuat sebuah cafe  kecil-kecilan. Survei dilakukan untuk mencari lokasi di Banjarbaru, pada waktu itu sekitar tahun 1998 baru ada satu cafe tenda di Banjarbaru.

Persiapan dilakukan, termasuk uji coba membuat menu yang akan dihidangkan, dari berbagai macam juice dengan rasa yang berbeda dan hasil campuran buah-buahan. Persiapan lainnya adalah membuat tenda yang akan digunakan, tenda tersebut dirancang dengan sistem bongkar pasang (maklum dana terbatas tak mungkin beli yang sudah jadi). Karena waktu itu lagi musim demo maka menu juice spesial kami namakan juice reformasi.

Setelah persiapan lengkap, akhirnya cafe tersebut kami buka di kawasan Unlam Banjarbaru. Pemasangan tenda hingga lengkap segala perlengkapan seperti meja, kursi dan lain sebagainya ternyata begitu banyak memakan waktu dari jam 4 sore baru selesai menjelang magrib. Cafe kami buka hingga jam 12 malam, pada malam minggu kami mengadakan musik diiringi dengan organ tunggal.

Pada awal ternyata membikin cafe enak, mungkin sekalian buat kumpul bareng teman-teman, namun tenaga yang harus digunakan sangat banyak, kami harus merasakan bagaimana mendorong gerobak buat membawa perlengkapan-perlengkapan tersebut, bahkan ditengah hujan sekalipun.  Belum lagi disaat semua sudah selesai dilakukan ternyata pengunjung yang datang tidak seperti yang diharapkan atau bahkan hujan datang dengan tiba-tiba membuat lokasi tenda kebanjiran. Disini sungguh sangat terasa bahwa ternyata mencari uang itu susah, jadi tahu bagaimana rasanya menjadi pedagang yang ada dipinggir jalan. Sebenarnya banyak juga yang heran koq mau bekerja, padahal secara materi semua personil yang ada kecukupan semua, tapi kami tetap mencoba berusaha.

Namun ternyata  tidak mudah perbedaan pandang dan pemikiran dari teman-teman membuat cafe ini goyah, bahkan pada saat itu sempat didemo oleh aktivis kampus yang menolak cafe kami berada di lingkungan Unlam Banjarbaru. Bahkan dilingkungan keluarga sendiri sering dimarahi, maklum pulang kerumah baru bisa dilakukan pada jam 2 – 3 subuh. Sedangkan keesokan harinya harus kuliah lagi.

Akhirnya cafe kami tutup, walau demikian tak mengapa setidaknya sudah pernah berusaha mencoba bagaimana mencari uang sendiri. Dan sampai sekarang sepertinya masih pengen bikin cafe lagi.

9 Comments

Menang dan Kalah

Santai Saja

Pemilu sudah selesai, tinggal menunggu hasil perhitungan suara. Walau saat  ini sudah dapat dilihat hasilnya berdasarkan perhitungan cepat. Pemilu tentu membuat ada pihak yang menang dan ada yang kalah. Siapa pun yang memimpin negeri ini harapan berada dipundaknya, karena telah mendapatkan kepercayaan oleh mayoritas masyarakat. Tentu harapan itu semoga dapat membawa negeri ini menuju kebaikan, pembangunan yang lebih ditingkatkan, mengurangi angka pengangguran, kemiskinan dan seabrek permasalahan yang ada di Indonesia.

Bagi pihak yang kalah semoga dapat  menerima dengan sikap kedewasaan, dan yang menang dapat merangkul untuk bersama-sama membangun negeri ini. Di lingkungan masyarakat sepertinya lebih dewasa dalam menerima hasil pemilu. Tidak ada yang ribut sana sini, santai saja. Masyarakat sepertinya sudah jenuh, bahkan sering kita dengan pendapat masyarakat, siapa pun yang memimpin (presiden) toh harus bekerja seperti biasa saja..!

6 Comments

Maaf Kuhisap Madumu..!

Biarkan Foto Bicara

Diantara semak yang tak terurus ternyata ada sebuah keindahan, bunga-bunga liar itu yang tumbuh diantara semak tersebut. Namun keindahannya ternyata membuat banyak sekali yang tertarik mendekatinya. Ya…kupu-kupu ini seakan sangat gembira terbang disekitarnya. Untuk sesaat dia hinggap untuk menhisap madunya…kemudian kupu-kupu itu terbang kembali bergantian kesatu bunga ke bunga yang lainnya dengan cepat dan gesitnya.


Continue Reading »

12 Comments
Newer Posts »