Browsing the blog archives for September, 2009.

Obrolan Yang Hilang

Santai Saja

Beberapa hari ini sering terjadi obrolan tentang yang hilang di Banjarbaru, saat saudara datang juga menanyakan hal yang sama…sebuah keheranan kemana Komet hilang (komet adalah kincir angin yang terletak di Jalan P. Batur) yang sekarang berganti dengan berdirinya sebuah rumah dibekas komet itu dulu berada.

Dulu komet itu digunakan untuk menyedot air yang kemudian dialirkan ke daerah Banjarbaru 3 ke sebuah kolam/bak penampungan berbentuk bundaran yang besar dan sampai sekarang masih ada. Bahkan saat saudaraku masih kecil sering bermain-main disekitar penampungan air tersebut.

Kembali tentang yang hilang, seorang  teman dan beberapa rekan sekerja kembali dibuat heran, saat gedung Bina Satria yang ada tepat disebelah kantor kami dihancurkan. Pertama saat melihat pekerjaan yang ada dibenak bahwa gedung itu akan direnovasi mungkin dengan mengubah menjadi lebih baik lagi  tanpa harus dihancurkan. Namun ternyata perkiraan meleset. Satu persatu bagian dari bangunan itu dilepas dan akhirnya dihancurkan.

Terlintas sebuah kenangan saat mereka bercerita, bahwa waktu dulu masih sekolah sekitar tahun 80-an  sering sekali mengikuti berbagai kegiatan disana, dari acara seni seperti Vokal grup, lomba nyanyi dan berbagai kegiatan kepemudaan lainnya.

Entah apa lagi yang akan hilang di Banjarbaru…..?

7 Comments

Sebelum 1 Syawal Datang…Mohon Maaf Lahir dan Batin

Catatan Aap


Ramadhan hampir berlalu, sebelum mentari 1 Syawal 1430 H tiba, izinkan  kami sekeluarga  memohon maaf apabila ada kesalahan selama ini, baik posting atau komentar-komentar pada rekan-rekan semua.

Semoga apa yang kita lakukan selama bulan Ramadhan ini mendapat ganjaran yag berlipat ganda dari Allah SWT dan kita diberikan kesempatan bertemu lagi dengan Ramadhan selanjutnya…Amien…

11 Comments

Menunggu Tanglong Lewat

Catatan Aap

Menunggu tanglong lewat, tidak seperti beberapa tahun yang lalu kemaren hanya dapat mengikuti Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur yang diadakan Pemko Banjarbaru cukup dari depan rumah mertua yang kebetulan dipinggir jalan P. Batur. Festival  ini memang mengundang daya tarik yang luar biasa, hampir semua ruas jalan dipenuhi kendaraan dan ribuan orang yang ingin melihatnya, baik yang duduk/nongkrong dipinggir jalan atau yang keliling mengitari jalan raya. Padahal sebenarnya sudah siap juga menuju lapangan Murjani bahkan seorang sahabat sudah menelpon mengajak kesana dan beberapa tahun yang lalu juga sempat menjadi panitia kegiatan tersebut.

Maklum malam itu cuma bisa pergi berdua saja dengan Najmy, mama Najmy ngga bisa ikut..(lagi pusing-pusing..pengaruh adik Najmy didalam perut) dan pengalaman tahun yang lalu saat di Murjani terkena sial saat terjadi perang kembang api ada yang gagal terbang dan jatuh tepat beberapa meter didepan kami, apalagi yang jatuh ukuran besar wah….untung masih memiliki gerak reflek yang cepat sehingga hanya bisa memeluk Najmy dari ledakan kembang api tersebut dan sempat merasakan percikan panas apinya.

Malam itu akhirnya cukup didepan rumah saja, walau sebelumnya sudah mencoba keliling sebentar tapi melihat kendaraan yang begitu banyak, semraut dan bahkan banyak yang ugal-ugalan akhirnya langsung saja kembali lagi.

Malam semakin larut bagi Najmy, maklum biasa jam 9 malam sudah tidur, tapi masih semangat menunggu tanglong lewat apalagi ngumpul sama keluarga dan cukup terhibur dengan kembang api yang banyak terdengar dan terlihat, walau sempat juga sewot karena kaget ada yang menghidupkan didekat kami berdiri. Akhirnya baru jam 11 malam datang juga nih tanglong..!


Continue Reading »

7 Comments
« Older Posts