Hujan

Santai Saja

Hujan telah datang
Setelah kerinduan yang mendalam akan rintik-rintik hujan
Begitulah hujan
Walau turun sesaat namun dia memberikan kenikmatan yang luar biasa
Memberikan manfaat yang sangat berarti bagi semua

Katak pun bernyanyi menyambut hujan
Jamur-jamur pun tumbuh menyambut hujan
Benih-benih tanaman tumbuh mengganti gersangnya lahan
Benih-benih ikan lahir mengisi sungai yang semula kering
Demikianlah hujan, membawa kehidupan

Namun…karena keangkuhan dan kesombongan manusia
Tiada lagi tempat bagi air hujan
Habis hutan dibabat,  habis gunung dikuras
dan habis lahan berganti tembok-tembok beton yang angkuh
Sekarang kita hanya bisa merasakan akibatnya
Kebanjiran saat musim penghujan datang
Sebaliknya kemarau kita kekeringan

8 Comments

8 Comments

  1. iyoong  •  Nov 21, 2009 @03:31

    Pertamaaaaxxx

    dibikin lagu om, kayaknya bagus hee.. versi ngerep :mrgreen:

  2. andrie callista  •  Nov 21, 2009 @12:43

    nice post.. :)

  3. Uke Poet  •  Nov 22, 2009 @19:35

    I love raining. Ditempatku sekarang, susah banget turun hujan. Dipawangi soalnya. Salam kenap yah

  4. aap  •  Nov 23, 2009 @21:00

    @ iyoong : kita duet ya ngerep.he..he
    @ andrie : thanks
    @ Uke : Salam kenal..semoga cepat turun hujannya aja disana..!

  5. GeLZa  •  Nov 23, 2009 @23:57

    hujan banjir.. panas, kemarau…

  6. ahyari [dot] com  •  Nov 25, 2009 @03:01

    kada karing tapasan :D

  7. tuteh  •  Nov 25, 2009 @17:12

    Enaknya di situ udah turun ujan, bang. Di sini ujannya pelit banget nget nget!!!! Huaaaaaaaaaaaaa… ujan sih tapi nggak puwas ;p

  8. Aap  •  Nov 26, 2009 @22:14

    @ gelza : dampak pembangunan yg tak berwawasan lingkungan ya,..!
    @ ahyari : di loundry aja.pasti kering..!
    @ tuteh : sabar aja..siapa tahu lagi pemanasan dulu hujannya…!

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>