Browsing the blog archives for December, 2009.

Belajar Lagi Dari Semut..!

Catatan Aap

Semut dikenal binatang yang bekerja keras dan suka bekerja sama bahkan semut binatang yang tidak mudah menyerah. Biar pun semut kecil dan kelihatan lemah namun mereka dapat mengangkat beban 10 kali dari berat badannya bahkan bila dilakukan secara bersama-sama mereka dapat mengangkat yang lebih berat lagi.

Iseng-iseng  memperhatikan semut dipohon, ada yang menarik yaitu ketika para semut itu tidak dapat menyeberang kepohon disebelahnya. Dengan bantuan angin yang menghembus salah satu semut menggigit daun tersebut kemudian menariknya dengan kuat dan akhirnya para semut tersebut dapat menyeberang. Semut yang bertugas menggigit daun tersebut bekerja secara terus menerus menahan daun tersebut dari hembusan angin menjadikan dirinya sebagai jembatan penghubung untuk menyeberang.

Continue Reading »

33 Comments

Ibu

Catatan Aap

Mari kita renungkan sejenak…
Mari kita bayangkan…lepaskan segala pikiran dan tarik napas yang dalam…
Sejenak kita menerawang dalam diri kita…kedalam hati kita..kepada ingatan masa-masa kita waktu kecil hingga sekarang….dan…..

Bayangkan ibu kita sekarang…
Bayangkan wajahnya…
Bayangkan senyumannya…
Bayangkan tawanya…

Bayangkan saat dia sedang mengandung kita, betapa ibu merasa gembira akan menanti kelahiran buah hatinya …
Tak peduli betapa ibu harus merasakan mual dan muntah,  atau bahkan harus terbaring ditempat tidur disaat masa awal kehamilannya…

Selama sembilan bulan ibu selalu membawa kita kemana saja bahkan saat beraktivitas sekalipun, walau semakin hari semakin perut terasa berat..
Hampir disetiap saat ada kesempatan ibu akan mengelus-elus perutnya,  sambil berharap dan berdoa semoga saat melahirkan nanti diberikan keselamatan..baik untuk dirinya dan anaknya…
Dan ibu pun selalu berdoa semoga  kelak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya….

Bayangkan Wajahnya….
Bayangkan senyumnya…
Bayangkan ibu kita semua…

Disaat sang bayi masih dikandungannya…tak jarang bayinya memberikan isyarat dengan gerakannya…seakan seperti menendang..walau kadang ibu merasa sakit namun senyumnya akan keluar dan selalu menantikan gerakan-gerakan tersebut….dan dengan gembira dia akan memberitahu suaminya…

Bayangkan ibu kita….
Saat hari kelahiran akan  tiba…

Bayangkanlah..betapa ibu harus berjuang melawan rasa sakit..yang terkadang memakan waktu berjam-jam…bahkan dengan nyawa taruhannya..
Dan disaat bayi itu mengeluarkan tangis pertamanya… betapa ibu begitu gembira..memeluknya dan mendekap erat didadanya sebagai ungkapan kasih sayang …dan  memberikan asi pertamanya sebagai ikatan cintanya ..

Bayangkanlah….
Betapa ibu masih harus bekerja keras membesarkan kita semua..
Disaat rasa capek atas pekerjaannya disiang hari ….disaat mata begitu ingin terpejam dan malam begitu larut…sang bayi menangis..dengan penuh kasih sayang ibu akan memeluk dan memberikan asi sebagai wujud kasih sayangnya..tanpa pernah mengeluh apalagi merasa kesal….itulah ketulusan kasih sayang seorang ibu..
Bayangkan betapa ibu harus mengganti popok, memandikan dan sebagainya semuanya dilakukan dengan penuh kasih sayang…
Disaat buah hatinya sakit, ibu juga yang paling khawatir melihat keadaannya, dia rela tidak tidur berjaga semalaman  takut sesuatu terjadi pada anaknya..

Hari demi hari berganti..bulan demi bulan berjalan…

Disaat kesayangannya mulai belajar berjalan..dengan tekun dan sabar ibu akan mengajarkan, Ibu akan bertepuk tangan dan memberi semangat disaat anaknya mulai bisa melangkahkan kakinya..satu, dua, tiga dan langkah – langkah selanjutnya. Disaat terjatuh, saat tangis anak pecah  maka dengan kasih sayangnya ibu memeluknya dan memberikan semangat kembali…agar buah hatinya kembali belajar berjalan….

Hari demi hari berlalu…tahun demi tahun berganti
Bayangkan wajahnya..senyumannya…tawanya…
Terlihat guratan diwajahnya karena usianya yang semakin bertambah..
Dan kita pun mulai beranjak dewasa, namun tak jarang ibu jugalah yang menjadi tempat curahan disaat hati sedang gundah…

Bayangkan Ibu kita…Senyumannya…
Disaat sebagian dari kita akan berkeluarga, disaat menyaksikan hari perkawinan anaknya…air matanya  menetes membasahi pipinya sebagai tanda bahagia melepas anaknya …
Dan disaat cucu pertamanya lahir..Betapa ibu begitu bahagia…ibu jugalah orang yang pertama akan merawatnya ..mengajari hal-hal yang selama ini dilakukannya..dan dengan tangan kasih sayangnya..kembali ibu menimang cucunya…teringat betapa dulu dia menimang diri kita…betapa dulu dia membesarkan anaknya…
Beruntunglah bila dapat menyaksikan ibu kita melalui semua ini…

Dan kembali bayangkanlah ibu kita….wajahnya ….senyumannya…tawanya….

Dan mulailah kita tanyakan pada diri kita masing-masing….
Sudahkah kita selama ini dapat membahagiakannnya….?
Sudahkan kita dapat memberikan kebanggaan kepadanya….?
Sudahkah selama ini meminta maaf atas kesalahan kita…..?
Meminta maaf atas sikap egois kita, meminta maaf atas kebohongan kita, meminta maaf atas perbuatan kita yang mungkin mengecewakannya..?

Apabila ibu kita masih ada…bersyukurlah…berbahagialah….
Belajarlah untuk lebih menyanyangi dan menghargainya sebagai orangtua kita..
Doakanlah agar dia diberi kesehatan dan selalu dalam lindungan-Nya..
Apabila saat ini kita jauh darinya..cobalah berkomunikasi kepadanya..walau hanya sebentar…tanyakanlah kabarnya..itu pasti akan membahagiakannya…telponlah dia sekarang dihari istimewa ini…

Dan seandainya.. dia telah tiada…telah mendahului kita semua…
Doakanlah….semoga dia disana mendapat Rahmad dari Allah SWT atas segala amal ibadahnya…

Selamat Hari Ibu……Buat Isteriku… buat Alm. Ibuku ..dan buat semua ibu didunia …..

15 Comments

Yang Sopan Dong…!

Santai Saja

15 Comments
« Older Posts