<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aprian Banjarbaru &#187; Biarkan Foto Bicara</title>
	<atom:link href="http://aap.adacerita.com/category/biarkan-foto-bicara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aap.adacerita.com</link>
	<description>Catatan Abah Najmy</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jun 2010 15:41:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Siap Terbang</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2010/04/siap-terbang/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2010/04/siap-terbang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 02:04:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Santai Saja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=1111</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://aap.adacerita.com/file/2010/04/capung.jpg"><img class="size-full wp-image-1110  aligncenter" title="capung" src="http://aap.adacerita.com/file/2010/04/capung.jpg" alt="" width="329" height="438" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2010/04/siap-terbang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setetes Air Kehidupan</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2010/01/setetes-air-kehidupan/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2010/01/setetes-air-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 15:12:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Aap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=989</guid>
		<description><![CDATA[Saat kemarau kita begitu merindukan tetes air hujan untuk membasahi bumi ini. Membawa kehidupan, menghijaukan kembali lahan yang telah terbakar. Menghijaukan kembali lahan pertanian dan mengisi kembali sumber-sumber air, sungai-sungai dan sumur disekitar kita.
Kini saat penghujan datang, kembali kita dihadapkan dengan permasalahan&#8230;banjir yang akan melanda disebagian daerah ditambah dengan wabah demam berdarah yang sedang melanda.
Air [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Setetes Air" src="http://lh3.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/S01C77qCL5I/AAAAAAAAAqY/1XTSi2hdOyM/s512/hujan.jpg" alt="" width="268" height="398" />Saat kemarau kita begitu merindukan tetes air hujan untuk membasahi bumi ini. Membawa kehidupan, menghijaukan kembali lahan yang telah terbakar. Menghijaukan kembali lahan pertanian dan mengisi kembali sumber-sumber air, sungai-sungai dan sumur disekitar kita.</p>
<p>Kini saat penghujan datang, kembali kita dihadapkan dengan permasalahan&#8230;banjir yang akan melanda disebagian daerah ditambah dengan wabah demam berdarah yang sedang melanda.</p>
<p>Air pembawa sejuta kehidupan, tinggal bagaimana kita menggunakannya dengan bijak, merawat lahan dan lingkungan kita agar tetap dapat menyerap air disaat penghujan datang hingga berguna dimusim berikutnya. Menjaga kebersihan agar terbebas dari nyamuk deman berdarah.</p>
<p>Selain hal diatas, mungkin sudah saatnya kita melakukan penghematan terhadap air, mengurangi penggunaan air berlebihan, baik saat kita mandi, mencuci piring, mencuci motor/mobil atau bahkan hal-hal sepele seperti saat ada kran air yang lupa kita matikan, kran air yang bocor dan sebagainya.<span id="more-989"></span></p>
<p>Hal yang sepele, namun sangat berharga, bayangkan saja berapa jumlah manusia yang menggunakan air setiap harinya&#8230;? Jika kita dapat menghemat 1-2 liter/hari saja tentu sebuah jumlah yang sangat besar..?</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/S1HdAutee-I/AAAAAAAAArg/cRLePOSEYK0/s640/DSC08622.JPG" alt="" width="469" height="351" /></p>
<p>Akhirnya biarkanlah air mengalir&#8230;membawa kehidupan&#8230;seperti halnya air sungai yang menghidupkan kembali teratai yang sebelumnya hilang disaat musim kemarau yang lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2010/01/setetes-air-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maaf Bukan Foto Porno..!</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2010/01/maaf-bukan-foto-porno/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2010/01/maaf-bukan-foto-porno/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 03:09:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Santai Saja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[Masih tentang semut, tapi kali ini siapa yang iseng ya..semut atau tukang fotonya&#8230;? Yang jelas lagi asik aja belajar foto makro dengan kamera seadanya.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SzTP0xljazI/AAAAAAAAApI/pwGE01wgJ00/s576/semut3.jpg" alt="" width="430" height="340" />Masih tentang semut, tapi kali ini siapa yang iseng ya..semut atau tukang fotonya&#8230;? Yang jelas lagi asik aja belajar foto makro dengan kamera seadanya.</p>
<p><span id="more-964"></span><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SzTP1MabmSI/AAAAAAAAApM/SKuJrUA-4w8/s640/semut4.jpg" alt="" width="421" height="321" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2010/01/maaf-bukan-foto-porno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bermain Dengan Cahaya</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2009/11/bermain-dengan-cahaya/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2009/11/bermain-dengan-cahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 00:29:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=865</guid>
		<description><![CDATA[Cahaya, sebuah media yang mungkin saat kita kecil sering kita gunakan untuk bermain-main. Entah dengan menggunakan lampu senter, memantulkan cahaya dengan sebuah cermin atau bahkan menggunakan kaca pembesar (lup) untuk membuat api.
Namun bukan cuma anak kecil saja suka bermain-main dengan cahaya. Dalam proses pemotretan, seorang fotografer bahkan menjadikan cahaya ini sebagai salah satu faktor yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://lh4.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SvtVSmM-G1I/AAAAAAAAAj4/J96mmbkSD9g/cahaya5.jpg" alt="" width="358" height="335" />Cahaya, sebuah media yang mungkin saat kita kecil sering kita gunakan untuk bermain-main. Entah dengan menggunakan lampu senter, memantulkan cahaya dengan sebuah cermin atau bahkan menggunakan kaca pembesar (lup) untuk membuat api.</p>
<p>Namun bukan cuma anak kecil saja suka bermain-main dengan cahaya. Dalam proses pemotretan, seorang fotografer bahkan menjadikan cahaya ini sebagai salah satu faktor yang sangat membantu sehingga tercipta sebuah foto yang baik, bagus dan menggandung unsur seni. Begitu juga saat kita mengedit sebuah foto menggunakan program tertentu minimal pencahayaan yang kita atur sedemikian rupa.</p>
<p>Tapi ini bukan bercerita tentang anak kecil yang bermain dengan cahaya, juga bukan bercerita tentang fotografer yang hebat,  tapi cerita seorang lelaki yang berumur 32 tahun yang sedang bermain-main dengan cahaya. Ya..itulah aku..yang entah beberapa waktu ini begitu menyukai yang namanya kamera, suka mengambil sebuah foto dan berburu foto-foto yang menurutku asik dan menarik..tapi harap maklum saya bukan fotografer, namun hanya menyukainya dan mencoba mencari sebuah makna dari foto-foto yang telah diambil.<br />
<span id="more-865"></span></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SvtUjEyemDI/AAAAAAAAAj0/BWJODXrwpyU/s512/cahaya1.jpg" alt="" width="420" height="391" />Saat malam foto-foto  ini tercipta..idenya muncul begitu saja..padahal sedang mengalami kelelahan karena harus bergadang semalam..tapi aneh saja koq tidak bisa tidur..dan saat melihat kamera muncullah ide ini. Mencoba dengan berbagai cara dan tentunya dengan berkali-kali uji coba serta berkali-kali pengambilan  gambar. Lucu juga melihat tingkah sendiri..saat bermain-main dengan cahaya ini dan yang pasti akhirnya rasa kantuk pun hilang.  Ya..akhirnya percobaan itu berhasil..sebuah gambar kudapatkan,   yang seakan-akan aku sedang bermain-main menangkap cahaya yang berputar diatas tanganku.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SvtVb-cgwNI/AAAAAAAAAj8/FF_VGPONrm8/s512/cahaya3.jpg" alt="" width="397" height="451" /><br />
<img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SvtabC-h5_I/AAAAAAAAAkA/6zgsLUn6arc/s512/cahaya6.jpg" alt="" width="401" height="376" />Ya..itulah hasilnya.. cahaya yang berhasil aku gengam dalam tangan..walau hanya lewat sebuah gambar.</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;"><a href="file:///D:/aap/Barang2009/SPJ%20BARANG/lembur%20tu/lembur%202009%20Agustus.xls">file:///D:/aap/Barang2009/SPJ%20BARANG/lembur%20tu/lembur%202009%20Agustus.xls</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2009/11/bermain-dengan-cahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyanyi Jalanan</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2009/11/penyanyi-jalanan/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2009/11/penyanyi-jalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 01:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=848</guid>
		<description><![CDATA[Seperti biasa aku pergi dipagi hari, dengan bermodalkan seperangkat sound sistem yang sederhana, aku berkeliling pasar ini, mengharapkan rupiah yang diberikan secara sukarela bagi mereka yang berkenan memberikannya.
Ditengah ramainya aktivitas jual beli di pasar ini, aku mencoba peruntungan dengan bernyanyi menghibur para pedagang dan pengunjung pasar ini. Dengan lagu yang beriramakan timur tengah, aku terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti biasa aku pergi dipagi hari, dengan bermodalkan seperangkat sound sistem yang sederhana, aku berkeliling pasar ini, mengharapkan rupiah yang diberikan secara sukarela bagi mereka yang berkenan memberikannya.</p>
<p>Ditengah ramainya aktivitas jual beli di pasar ini, aku mencoba peruntungan dengan bernyanyi menghibur para pedagang dan pengunjung pasar ini. Dengan lagu yang beriramakan timur tengah, aku terus bernyanyi dan bernyanyi.</p>
<p>Dan besok, aku akan kembali lagi..entah dimana dan sampai kapan aku lakukan aktivitas ini.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;<img class="alignleft" src="http://lh5.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SvjAwp3-7MI/AAAAAAAAAjY/qtEMlfphehc/s512/DSC07399.JPG" alt="" width="266" height="355" />&#8230;..</p>
<p>penyanyi jalanan&#8230;<br />
kau selimuti duka dengan senyummu<br />
penyanyi jalanan&#8230;<br />
terik mentari jadi saksi langkahmu<br />
penyanyi jalanan&#8230;<br />
akankah mimpimu terwujud</p>
<p>mencoba menggapai anganmu<br />
merangkai mimpimu bersama sang waktu&#8230;.&#8221; By Ungu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2009/11/penyanyi-jalanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biarlah Kukayuh Perahuku</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2009/11/biarlah-kukayuh-perahuku/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2009/11/biarlah-kukayuh-perahuku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 16:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Kukayuh perahuku…
Disiang hari, melawan panasnya matahari
Lengkap dengan peralatan pancingku
Kucoba mengadu nasib, berharap kelak kail yang kuayunkan dapat memancing seekor ikan untuk memakannya.
Hal yang demikan sudah sejak lama kulakukan, maklum kami hidup telah lama bergantung dan bersahabat dengan sungai ini. Ya itulah aku..masih bertahan di kota yang katanya Kota Seribu Sungai. Walau terkadang aku masih teringat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://lh6.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SvYtgTnCtkI/AAAAAAAAAiY/MztS0jwpwuc/s640/DSC04044.JPG" alt="" width="341" height="255" />Kukayuh perahuku…<br />
Disiang hari, melawan panasnya matahari<br />
Lengkap dengan peralatan pancingku<br />
Kucoba mengadu nasib, berharap kelak kail yang kuayunkan dapat memancing seekor ikan untuk memakannya.</p>
<p>Hal yang demikan sudah sejak lama kulakukan, maklum kami hidup telah lama bergantung dan bersahabat dengan sungai ini. Ya itulah aku..masih bertahan di kota yang katanya Kota Seribu Sungai. Walau terkadang aku masih teringat saat kecil, saat ayahku, saat kakekku bercerita betapa sungai ini dulu sangat jernih airnya. Jauh berbeda dengan keadaan sekarang yang semakin lama semakin berwarna kecoklatan. Mungkin dapat dipahami, dulu eksplotasi terhadap alam ini belumlah segila dan seserakah saat ini, menghabiskan dengan membabat hutan  yang ada hulu dihulu sungaiku sehingga tak ada lagi yang dapat menyaring air yang jatuh disungai ini. Dulu kakekku dan ayahku  dapat menyusuri Banjarmasin melalu anak-anak sungai yang saling terhubung satu dengan lainnya. Namun sekarang itu cuma menjadi sepenggal cerita masa lalu, yang akan menjadi cerita bagi aku kepada anakku dan cucuku. Karena keberadaan sungai ini semakin terpinggirkan oleh lajunya perkembangan kota, yang berkembang tanpa memperhatikan karakteristik dan tanpa mempedulikan keberadaan sungai-sungai ini.<br />
<span id="more-822"></span></p>
<p>Terkadang aku berkhayal, betapa indahnya kota ini, disaat berkembang pesat namun keberadaan sungai ini terus terjaga dan tertata sedemikian rupa. Tak ada rumah atau bangunan yang menutupinya sehingga mungkin dapat mengembalikan identitas Kota Seribu Sungai ini.</p>
<p>Namun, apalah  dayaku..biarlah waktu berlalu&#8230;dan biarlah aku mengayuh perahuku&#8230;!</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SvYxYCWE0gI/AAAAAAAAAik/mswhr8cY9mI/s640/DSC04045.JPG" alt="" width="380" height="284" /></p>
<p style="text-align: center;">Di suatu tempat, di  sudut lain Banjarmasin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2009/11/biarlah-kukayuh-perahuku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulang</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2009/10/pulang/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2009/10/pulang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 14:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=803</guid>
		<description><![CDATA[
Hidup memang penuh perjuangan, namun semua kulakukan dengan ikhlas dan tulus, walau usiaku tidaklah muda lagi. Seharian bekerja melawan panas dan tenaga yang begitu banyak telah dikeluarkan adalah hal yang biasa kulakukan setiap harinya.
Akhirnya aku pulang, dengan langkah pasti melewati titian kayu ini,  walau harus ditopang sebuah tongkat kayu yang seadanya untuk membuat badan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SuxBiLtqNoI/AAAAAAAAAf8/-RiON9H7JvM/s640/DSC04004.JPG" alt="" width="447" height="336" /></p>
<p>Hidup memang penuh perjuangan, namun semua kulakukan dengan ikhlas dan tulus, walau usiaku tidaklah muda lagi. Seharian bekerja melawan panas dan tenaga yang begitu banyak telah dikeluarkan adalah hal yang biasa kulakukan setiap harinya.</p>
<p>Akhirnya aku pulang, dengan langkah pasti melewati titian kayu ini,  walau harus ditopang sebuah tongkat kayu yang seadanya untuk membuat badan ini seimbang. Dengan membawa sebuah bungkusan hasil jerih payah hari ini guna mencukupi kebutuhan aku dan keluargaku.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2009/10/pulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menatap Langit</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2009/10/menatap-langit/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2009/10/menatap-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 13:23:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=798</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/Suw5w1pQlTI/AAAAAAAAAfg/1_0mgHU2UMc/s640/DSC05421.JPG" alt="" width="440" height="330" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2009/10/menatap-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terima Kasihlah Kepada Mereka</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2009/10/terima-kasihlah-kepada-mereka/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2009/10/terima-kasihlah-kepada-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 00:33:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=792</guid>
		<description><![CDATA[
Di usiaku yang tidaklah muda lagi pekerjaan ini kulakukan, bekerja keras dibawah terik matahari, melawan panas yang menyerang. Bekerja keras membersihkan lahan dari berbagai macam tonggak dan tumbuhan, membolak balik tanah berharap kelak disini akan kutanam padi buat memenuhi kebutuhan hidupku dan keperluan orang lain.


Ditemani dengan dua ekor anjing kesayanganku, mereka menemani hari-hariku, menjagaku dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SujzTxWJ9RI/AAAAAAAAAek/fZKR0Zlhzts/s512/petani1.jpg" alt="" width="438" height="512" /></p>
<p>Di usiaku yang tidaklah muda lagi pekerjaan ini kulakukan, bekerja keras dibawah terik matahari, melawan panas yang menyerang. Bekerja keras membersihkan lahan dari berbagai macam tonggak dan tumbuhan, membolak balik tanah berharap kelak disini akan kutanam padi buat memenuhi kebutuhan hidupku dan keperluan orang lain.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SujzT-Rtz0I/AAAAAAAAAes/hvIc5Hdov_U/s576/petani3.jpg" alt="" width="434" height="349" /></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/SujzT0_pMKI/AAAAAAAAAeo/SnvTYB9aSWU/s512/petani2.jpg" alt="" width="423" height="389" /><br />
Ditemani dengan dua ekor anjing kesayanganku, mereka menemani hari-hariku, menjagaku dari gelapnya malam yang akan datang dan menemaniku  hidup jauh dari keramaian serta hiruk pikuknya kota ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2009/10/terima-kasihlah-kepada-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Sudut Lain Banjarbaru</title>
		<link>http://aap.adacerita.com/2009/10/di-sudut-lain-banjarbaru/</link>
		<comments>http://aap.adacerita.com/2009/10/di-sudut-lain-banjarbaru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 01:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aap</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biarkan Foto Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aap.adacerita.com/?p=777</guid>
		<description><![CDATA[
Mengelilingi sudut lain di Banjarbaru

Banjarbaru itu indah, kota yang sudah sejak 32 tahun ini aku berada. Sebuah kota kecil yang terus berkembang dan semakin pesat kemajuannya, walau kecil namun ternyata Banjarbaru itu masih luas lho&#8230; tak salah jika Gubernur Murjani dulu sejak lama ingin memindah ibukota kesini, syukurlah sekarang sudah mulai dilaksanakan oleh penerusnya.  Mengelilingi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/St-t82hvwHI/AAAAAAAAAds/VewCEiB3-w4/s576/sisilainbjb1.jpg" alt="" width="441" height="372" /></p>
<p style="text-align: center;">Mengelilingi sudut lain di Banjarbaru</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/St-vco80rFI/AAAAAAAAAdw/VFFlXsxk9PM/s576/sisilainbjb2.jpg" alt="" width="443" height="370" /></p>
<p>Banjarbaru itu indah, kota yang sudah sejak 32 tahun ini aku berada. Sebuah kota kecil yang terus berkembang dan semakin pesat kemajuannya, walau kecil namun ternyata Banjarbaru itu masih luas lho&#8230; tak salah jika Gubernur Murjani dulu sejak lama ingin memindah ibukota kesini, syukurlah sekarang sudah mulai dilaksanakan oleh penerusnya.  Mengelilingi sudut kota Banjarbaru mungkin setiap hari bisa dilakukan. Namun mengunjungi sudut lain dari kota ini baru bisa terlaksana. Ternyata keindahannya lumayan bagus untuk dipandang. <span id="more-777"></span></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/St-tkk0yIyI/AAAAAAAAAdk/lurwmhP9Is8/s720/kering1.jpg" alt="" width="437" height="291" /></p>
<p>Di sudut lain ini juga aku melihat ternyata kemarau yang begitu panjang membuat kekeringan yang luar biasa, banyak tanaman petani yang mati akibat kekurangan air ditambah dengan kebakaran lain membuat semakin parah keadaan. Syukurlah sekarang hujan sudah mulai datang..walau masih malu-malu&#8230;dengan membawa harapan baru.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/__3AFyR_Q3B0/St-twvVzHgI/AAAAAAAAAdo/G25sucAHtuA/kering2.jpg" alt="" width="446" height="282" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aap.adacerita.com/2009/10/di-sudut-lain-banjarbaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->