Wisata yang Terpendam

Catatan Aap, Jalan-Jalan

Pagi itu hari Sabtu, dengan berbekal kamera ditemani si merah Beat aku menyusuri jalan mencoba menemukan  keindahan disudut  lain kotaku..Banjarbaru.

Mengunjungi Banjarbaru, mungkin sangat sedikit tempat yang bisa dijadikan objek wisata, terutama wisata alam.  Dapat dimaklumi wilayah Banjarbaru paling kecil dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Selatan. Selain itu keadaan kondisi alam yang kurang mendukung juga menjadi sebabnya, pertama Banjarbaru jauh dari wilayah laut dan tidak memiliki areal hutan alam dan tidak memiliki sungai besar yang dapat dijadikan tempat wisata.

Continue Reading »

15 Comments

Menatap Langit…(Keep Borneo Green II. Plastik)

Catatan Aap

Memandang langit yang cerah..begitu indah…dengan lukisan kumpulan awan putih yang menghiasi angkasa yang bergerak secara perlahan.
Melihat ini entah sampai kapan kita bisa memandangnya..? .mensyukuri setiap detik hembusan napas kita…entah apakah kita bisa…?
Melihat langit begitu indah dan udara bersih yang kita hirup setiap hari tentu sebuah anugerah…namun terkadang kita lupa hingga kita terlena dengan keadaan tersebut.

Continue Reading »

8 Comments

Kalkulator Rusak (Obrolan Kuliner)

Santai Saja

Siang tadi ..telepon saya berbunyi…..:
Penelpon : halo bos…(weh saya dipanggil bos..!) kenapa nih lawas kadada habarnya ! (Lama ngga ada kabarnya)..!
Saya : Baik aja…masih di Banjarbaru kada kemana-mana..! Lagi dimana nih…?
Penelpon : lagi makanan di warung……(dirahasiakan)..! makanannya nyaman (enak) tapi baiknya bawa kalkulator sendiri maklum disini kalkulatornya rusak…!
Saya : ha,,ha,,,makanya kalau makan bawai kawan..!

Bicara kuliner…memang ngga ada habisnya…apalagi salah satu hobi ya makan-makan…! Sudah jadi kebiasaan disaat ngobrol dengan teman-teman pasti ada terselip tentang makanan.

Sejak dulu SMA, kuliah hingga sekarang suka mencoba tempat-tempat makan baru hingga akhirnya menemukan tempat-tempat buat mangkal baru. Waktu jaman SMA dan kuliah dulu senangnya makan sama teman-teman, seperti nasi goreng, sate atau kalau ke Banjarmasin berburu soto Banjar dan terkadang naik ke atas sudimampir makan kue-kue khas Banjar (sekarang udah ngga ada lagi). Kalau yang dekat dulu sangat terkenal warung 41 di Cempaka yang berjualan aneka kue tradisional. Bila musim buah durian cukup kedepan kampus Unlam karena disana banyak yang berjualan. Mau santai kadang pergi makan gorengan di warung Gosib..ini sangat terkenal saat kuliah dulu walau hanya menjual pisang goreng, bakwan dan tahu isi.

Bahkan setiap bulan puasa biasanya bersama teman-teman kami ke Banjarmasin untuk berbuka puasa di soto Yana Yani, walau harus berusaha agar datang lebih cepat agar kebagian tempat duduk, maklum kalau terlambat pernah kami harus berbuka dikeloter kedua karena tempatnya sudah habis.

Saat ini kebiasaan kuliner tetap berlanjut, saat ngumpul yang dibicarakan ya makanan..atau bahkan bernostalgia saat mengenang masa lalu..! Dengan banyaknya obrolan kuliner ini jadi tahu dimana warung yang menjual makanan enak…dan unik atau makanan yang ngga enak seperti disajikan dingin dan sebagainya. Bukan cuma itu saja kadang banyak hal yang menarik misalnya saja saat makan disuatu tempat dengan menu yang sama bersama teman-teman tapi saat bayar kalau dijumlahkan ngga bakalan ketemu,,,dijamin bakal banyak angka dibelakang komanya….(kalkulatornya rusak..).

Pengalaman seperti ini juga beberapa kali saya alami, saat makan bareng keluarga besar dengan menu yang bermacam-macam namun saat bayar sepertinya kasirnya malah seperti bingung sendiri menghitungnya dan langsung menyodorkan angka ya…pas Rp. 500.000,- atau saat di Banjarmasin juga dengan rombongan keluarga langsung disodorkan angka fantastik 1,sekian juta….weleh…!!

Terkadang sepertinya lebih enak makan ditempat-tempat seperti KFC, Solaria atau yang sejenisnya..karena kita sudah tahu berapa harga yang tertera dimakanan yang akan kita beli tanpa ada perasaan menyesal, jengkel karena sudah bisa memperkirakan berapa yang akan kita bayar. Makanya dengan obrolan kuliner bersama teman-teman bikin saya jadi tahu tempat-tempat yang banyak kalkulatornya rusak..he..he…! walau saya juga ngga sering makan ditempat-tempat tersebut setidaknya bisa jadikan contoh buat warung/rumah makan yang sampai saat ini ngga mau menuliskan berapa harga makanan didaftar menunya.

Dengan obrolan kuliner juga saya jadi penasaran terkadang ingin mencoba tempat-tempat yang enak untuk makan dan bersantai…… ada yang mau ngajak saya…????

20 Comments
« Older Posts
Newer Posts »